Pidato Menkes Pada HKN ke 46 Tahun 2010


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua.

 

 

 

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke

hadirat  Tuhan  Yang  Maha  Kuasa  atas rahmat  dan

 

karunia  yang  telah  dilimpahkan  kepada  kita  –  sehingga

kita  dapat  bersama-sama  memperingati  Hari  Kesehatan

Nasional  (HKN)  yang  ke-46  pada  tanggal  12  November

2010  ini.  Tema  HKN  tahun  2010  adalah  :            Keluarga

Sehat,    Investasi  Bangsa.  Tema  ini  menekankan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

pentingnya  peranan  keluarga  dalam  meningkatkan

kualitas kesehatan di  masyarakat, bangsa dan negara.

Keluarga  merupakan    unit    terkecil  dari  suatu

bangsa.  Di  dalam  keluarga  terjadi  interaksi  dan

 

komunikasi  antara  ayah,  ibu,  dan  anak  yang  menjadi

 

awal
penting    dari     suatu    proses    pendidikan.

 

Ditanamkannya    perilaku  hidup  yang  bersih  dan  sehat

sejak  dini  dalam  keluarga  dapat  menciptakan  keluarga

yang  sehat. Selanjutnya,  keluarga  yang  sehat  akan

 

membentuk  masyarakat,  desa  dan  kelurahan  sehat,

kecamatan  sehat,  kabupaten  dan  kota  sehat,  provinsi

sehat  dan  bangsa  sehat.    Bangsa  yang  sehat,  yang

 

memiliki derajat kesehatan masyarakat yang tinggi, akan

meningkatkan  produktivitas   bangsa  tersebut.  Oleh

karena  itu,  keluarga  yang  sehat  adalah  investasi    suatu

bangsa  bagi  pembangunan  sumber  daya  manusianya

yang produktif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Indeks Pembangunan Manusia  atau IPM adalah

indikator  komposit  dari  pembangunan  manusia  atau

kualitas    suatu  bangsa  yang  diukur  dari  tingkat

pendidikan, derajat kesehatan dan tingkat perekonomian

 

bangsa  tersebut.  Tercapainya    keluarga  sehat    akan

meningkatkan IPM  bangsa Indonesia secara  bermakna.

 

 

 

Saudara-saudara,

Undang-Undang  RI  nomor  36  tahun  2009  tentang

 

Kesehatan,  mengamanatkan  bahwa  Pembangunan

Kesehatan  ditujukan  untuk  meningkatkan  kesadaran,

kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang

 

–    agar  terwujud  derajat  kesehatan  masyarakat  yang

setinggi-tingginya – sebagai investasi bagi pembangunan

sumber  daya  manusia  yang  produktif  secara  sosial  dan

ekonomis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk  melaksanakan  amanat  Undang-Undang

tersebut,  komitmen  pemerintah  diwujudkan  dengan

diterbitkannya  Rencana  Pembangunan  Jangka  Panjang

Kesehatan  (RPJPK)    2005-2025,  yang  antara  lain

 

dijabarkan  dalam  Rencana  Pembangunan  Jangka

Menengah  Kesehatan  (RPJM-K)    2010-2014  dan

dituangkan    dalam  Keputusan  Presiden  Nomor  5  tahun

2010.

RPJMN       mengamanatkan         pencapaian        Umur

 

Harapan  Hidup  Manusia  Indonesia    menjadi  72  tahun,

penurunan  Angka  Kematian  Bayi    menjadi  24  per  1000

kelahiran hidup, penurunan Angka Kematian Ibu  menjadi

 

118  per  100.000  kelahiran,  serta  penurunan  prevalensi

gizi kurang  pada balita menjadi kurang dari 15%. Upaya

pencapaian  sasaran-sasaran  ini  diperkuat  lagi  dengan

komitmen  Pemerintah  untuk  mencapai  sasaran-sasaran

Millenium  Development  Goals atau  MDGs –    yang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

didukung oleh   pemantapan pemberdayaan masyarakat

melalui      penguatan       Upaya      Kesehatan       Bersumber

Masyarakat (UKBM) seperti : 1) Program Desa Siaga, 2)

Revitalisasi  Posyandu dan  3)  Reformasi  Puskesmas

 

dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif

dan preventif.

 

 

 

Saudara-saudara,

Banyak  permasalahan  kesehatan  yang    dapat

 

diatasi bila   aspek perilaku diperhatikan. Keluarga sehat

berkaitan  erat  dengan   Perilaku  Hidup  Bersih  dan

Sehat atau PHBS di  Rumah  Tangga.  Beberapa

 

permasalahan  kesehatan  seperti  Diare dapat  dicegah

bila  masyarakatnya  dapat  menerapkan  perilaku  sehat,

dengan  cuci  tangan  pakai  sabun,  minum  air  yang

dimasak  dan  memanfaakan    sarana  kesehatan

lingkungan  dengan  baik.    Demam  Berdarah dapat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dicegah  bila  masyarakat  melakukan  3  M  plus  – yaitu

menguras, menutup, mengubur, plus membasmi sarang

nyamuk,  menghindari  gigitan  nyamuk  dan    menciptakan

lingkungan  sehat  yang  bebas dari  jentik  nyamuk.

 

Malaria dapat dicegah jika  seluruh anggota keluarga – di

daerah  endemis malaria  –  menggunakan  kelambu  pada

saat  tidur. Gizi  Buruk dapat    dideteksi  secara  dini  dan

dicegah  bila  bayi  dan  balita  selalu  dibawa  ke  Posyandu

setiap  bulan.  Kematian  bayi dapat  dicegah  bila  ibu

 

melahirkan  ditolong  oleh  petugas kesehatan  di  fasilitas

kesehatan.  Penyakit  jantung  dan    hipertensi dapat

dicegah  bila  masyarakat  menerapkan  gaya  hidup  sehat

 

yaitu  berolahraga  secara  teratur,  tidak  merokok,    dan

makan makanan yang tinggi serat.

Hasil Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas tahun

2010,  menunjukkan  bahwa  secara  nasional    persentase

penduduk yang merokok setiap hari sebesar 28,2%, dan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

rumah  tangga  yang  memiliki  jamban  sehat  adalah

sebesar  55,4%.  Sementara  itu,  ibu  yang  melakukan

pemeriksaan  kehamilan  (ANC)  dengan  6-8  jenis

pemeriksaan  hanya  56,8%,  dan  persentase  balita  yang

 

ditimbang selama enam bulan terakhir adalah 67,1%.

Dalam  momentum  peringatan  HKN  ke-46  tahun

2010  ini  saya    menghimbau  kepada  para  Gubernur,

Bupati  dan Walikota beserta segenap masyarakat  di

seluruh  Indonesia  untuk    terus-menerus    berupaya

 

meningkatkan  perilaku  sehat  keluarga  sejak  dini  –

agar  pada  tahun  2014  PHBS  di  Rumah  Tangga

Indonesia    dapat  mencapai  70%.  Melalui  upaya

 

peningkatan  PHBS  di  Rumah  Tangga  secara  terus

menerus  diharapkan  derajat  kesehatan  masyarakat

Indonesia akan meningkat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saudara-saudara ,

Permasalahan  kesehatan  tidak  dapat  diselesaikan

oleh  Kementerian  Kesehatan  sendiri,  melainkan  perlu

didukung  oleh  peran-serta    berbagai  pihak,  baik  lintas

 

sektor,  organisasi  masyarakat,  LSM,  maupun  dunia

usaha. Oleh sebab itu peningkatan upaya kemitraan dan

peran  serta  dalam  pembangunan  kesehatan  perlu  terus

didorong,  ditingkatkan,    dan  dikembangkan.  Sejalan

dengan  itu,    saya    mengharapkan  agar  seluruh

 

komponen  bangsa  dapat  berperan  aktif  dalam

mengatasi  berbagai  masalah  kesehatan  melalui

 

upaya
pemberdayaan
masyarakat
yang

 

 

meningkatkan  perilaku  bersih  dan  sehat  dalam

keluarga.

Pada  kesempatan  yang  baik  ini  pula,        saya

 

menyampaikan
ucapan
terima
kasih
dan

 

penghargaan kepada para penggerak upaya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

kesehatan  di  masyarakat  di  seluruh  Tanah  Air  yang

amat  berjasa  dalam  melakukan  berbagai  upaya

kesehatan masyarakat selama ini.

 

 

 

Saudara-saudara,

Pada  peringatan  Hari  Kesehatan  Nasional    atau

HKN  ke-46  tahun  2010  ini,  saya  menegaskan  kembali

pesan-pesan  penting  yang  harus disebarluaskan  ke

seluruh  lapisan  masyarakat    untuk  meningkatkan

 

kesehatan keluarga sebagai investasi bangsa,  yaitu :

 

 

 

  Kesehatan harus dimulai dari rumah

 

  Gizi baik, anak tumbuh sehat dan cerdas

 

  Jadilah keluarga Sadar Gizi

 

   Ibu  sehat,  mampu  memenuhi  tugas  dalam

keluarga dan masyarakat

 

  Lindungi keluarga dari Narkoba dan HIV-AIDS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Berperilaku sehat, cegah penyakit

 

  Bersama  kita  jaga  kesehatan  diri,  rumah  dan

lingkungan

 

  Tetaplah sehat, jika sakit segera berobat

 

   Jadilah  keluarga  sehat,  lebih  produktif  dan

berprestasi

 

  Kutanam, Kupelihara Pohon, Lestari Alamku

 

   Gunakan kelambu saat tidur agar terhindar dari

gigitan  nyamuk  malaria  di  daerah    endemis

malaria.

 

 

 

Selanjutnya, marilah  kita wujudkan keluarga sehat

sebagai  investasi  bangsa  melalui  semangat Bersama

Kita Bisa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saudara-saudara,

Demikian  beberapa  hal  penting  yang  perlu  saya

garis-bawahi pada   peringatan Hari Kesehatan Nasional

ke-46  tahun  2010.  Ini  Semoga,  segala  upaya  kita  untuk

 

mewujudkan  derajat  kesehatan  yang  setinggi-tingginya

bagi  masyarakat  Indonesia    mendapatkan  ridho  dari

Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin.

Terimakasih  dan Selamat Bekerja.

 

 

 

 

 

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

%d blogger menyukai ini: