RAWAT INAP KELAS III GRATIS


Pemerintah Kabupaten Sambas mencanangkan program kesehatan pembebasan biaya layanan kelas III rawat jalan dan inap di Rumah Sakit Umum Daerah. Hal itu sesuai dikeluarkannya keputusan Bupati Sambas Nomor 234 Tahun 2010. Pencanangan tersebut resmi berlaku sejak di SK kannya keputusan tersebut oleh Bupati Sambas dan secara simbolis telah dilakukan penyerahan SK dari Bupati kepada dua Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sambas dan Pemangkat di Balairung Sari Rumah Dinas Bupati Sambas, Rabu Sore (18/8).

Penyerahan disaksikan Wakil Bupati Sambas, Ketua DPRD, dan beberapa muspida lainnya, Pejabat eselon II dan III Pemda Sambas, Pasukan Paskibra 2010, dan tamu kehormatan resepsi kenegaraan di kab sambas yang menghadiri jamuan buka bersama. Dikatakan Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin A Rasyid dalam sambutannya program itu sebagai upaya peningkatan kemampuan masyarakat mengakses pelayanan kesehatan dasar dan rujukan ke rumah sakit. “Guna memfasilitasi itu semua maka dicanangkan program pembebasan biaya pasien rawat inap kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah, program ini berlaku sejak di SK kan melalui SK Bupati Nomor 234 Tahun 2010,” ujar dia.

Dalam pelaksanaan program pembebasan biaya rawat inap pasien kelas III pada rumah sakit umum daerah kabupaten sambas itu, dijelaskan Bupati persyaratannya sangat mudah, cukup dengan menunjukkan identitas asli penduduk kabupaten sambas berupa KTP, Kartu Keluarga atau Surat Keterangan penduduk yang sah lainnya. Burhanuddin meminta, pasien yang mampu sebaiknya menggunakan layanan yang seharusnya. Bupati juga mengingatkan pihak rumah sakit tetap menjaga kualitas pelayanan. “Jangan gara-gara gratis, lingkungan rumah sakit kumuh, tidak melayani dengan senyum. Harus dengan senyum, pelayanan harus ditingkatkan,” tegas dia.

Disebutkan Mantan Kadis Kesehatan ini, program ini sebenarnya sudah menjadi prioritas pemda sejak lama. Hanya saja ketika akan dilaksanakan, pada saat itu belum memunkinkan untuk diterapkan karena alasan politis. “Seingat saya, rencana program ini pernah akan kami canangkan pada tahun 2005 atau 2006 yang lalu, berhubung pada saat itu mau digelar Pemilihan kepala daerah, banyak pertimbangan politis karena pada saat itu saya akan mencalonkan lagi, jadi saya batalkan. Tapi alhamdulillah sekarang dapat kita canangkan, dan tidak ada pertimbangan politisnya, karena saya tidak munkin lagi mencalonkan,” paparnya.

Karenanya dia berharap seluruh lapisan masyarakat mendukung penuh hal ini. Bupati memastikan ini sebagai salah satu upaya pemda sambas membangun Visi pembangunan nasional bidang kesehatan yang memiliki nilai dasar Pro rakyat artinya senantiasa berpihak pada rakyat, Responsif, atau program kesehatan yang harus tanggap terhadap kebutuhan permasalahan dimasyarakat maupun Inklusif, dimana dalam pembangunan kesehatan harus melibatkan seluruh komponen untuk berpartisipasi aktif didalamnya. “Marilah kita dukung dan kita kawal pencanangan program ini,” pintanya.

sumber : http:// Humassambas.com

%d blogger menyukai ini: