TIPS KESEHATAN


Pada Malam Pertama ,Pria harus tahu apa yang menjadi keinginan Wanita ,tidak hanya melulu mengenai cerita hero seorang lelaki di malam pertama ,tetapi lebih kepada Keinginan yang terpendam dari wanita.

Dalam Hal hubungan intim malam pertama ,wanita masih kuat memakai perasaannya lho … ,jadi bagi Pria harus sangat memperhatikan Perasaan Wanita.

Bagaimana dengan Malam Pertama ,Malam Pengantin Yang katanya Indah ?

Pria Harus sangat hati – hati melakukan tugas malam Pertama , jangan sampai menjadi Malam Neraka.

Banyak wanita yang cemas atau mungkin takut menghadapi malam pertama. Merasa risih, malu atau tidak siap. Akibatnya, akan menimbulkan kekecewaan di salah satu pihak atau bahkan keduanya. Nah, apalagi yang mungkin terjadi pada malam pengantin dan sesudahnya?

Malam Pertama

1. NYERI SENGGAMA
Awalnya, senggama mungkin memang nyeri, tapi tidak di malam-malam berikutnya. Jika nyeri sampai berminggu-minggu, tentu ini tidak normal. Robekan selaput dara pun tidak senyeri yang dikatakan mitos-mitos yang beredar, kecuali kalau sampai pecah pembuluh darah, sehingga lebih banyak darah keluar.
Nyeri senggama yang luar biasa juga dialami jika ada gangguan di mulut vagina (vulva). Penyebabnya bisa karena infeksi (vulvitis), luka, kekejangan otot, atau reaksi kecemasan sendiri.

Jika kondisi vulva dan vagina sudah sehat, tapi senggama masih nyeri atau rasa tidak enak, mungkin belum tercipta penyesuaian emosi, jiwa, dan kondisi fisik antara suami istri. Jadi, komunikasi seksual tidak boleh tersumbat.

2. ANYANG-ANYANGAN
Dua-tiga hari setelah malam pengantin, mendadak nyeri berkemih, tidak enak badan, mual, nyeri kepala, dan jika hebat, air seni pink atau merah. Ini khas terjadi pada pengantin baru.
Tentu saja, perlu segera diberi obat antibiotika pembunuh kumannya, selain obat pereda nyeri berkemih. Biasanya dalam 3 hari anyang-anyangan sudah sembuh, namun bisa kambuh. Terlebih jika tidak langsung berkemih begitu selesai senggama.

3. MALAM PERTAMA TIDAK BERDARAH
Meskipun masih gadis, bisa saja ketika malam pertama tidak mengeluarkan darah. Hal itu karena selaput dara tak hanya satu macam, baik lubangnya maupun elastisitasnya.
Pada wanita yang selaput daranya lebih kaku, kemungkinan tidak langsung berdarah pada malam pertama, dan baru pada malam-malam berikutnya, atau bahkan baru koyak betulan setelah melahirkan anak. Kasus ini sering menjadi prahara di awal perkawinan. Suami umumnya serta-merta mendakwa istri sudah tidak gadis lagi.

Itulah maka, betapa penting pendidikan seks buat anak laki-laki maupun perempuan. Kalau saja setiap suami tahu bahwa selaput dara itu berjenis-jenis, tentu ia akan lebih arif menghadapi istri yang sesungguhnya masih perawan itu.

4. TIDAK SAMPAI ORGASME
Malam pertama belum tentu selalu berhasil. Pihak suami bisa saja puas kalau sudah sampai ejakulasi, namun belum tentu pihak istri. Wanita baru mencapai puncak atau orgasme jika permainan pendahuluan cukup lama, secara organ maupun jiwa sudah siap penuh, dan istri sudah merasa pasrah total. Seperti apa? Rasa nikmat sejahtera, sensasi luar biasa yang dirasakan badan maupun jiwa, tak tergambar dengan kata-kata, yang bisa berulang-ulang bagai gelombang laut menyisir pantai.

Bagi wanita foreplay sangatlah penting. Maklum, wanita ibarat mesin diesel yang perlu pemanasan agak lama sebelum siap melaju di sirkuit. Sayangnya, saat gairah si dia mulai bangkit, eh, foreplay harus disudahi gara-gara Anda “meledak” sebelum waktunya.

Jangan berkecil hati. Data menunjukkan hampir 75 persen pria berejakulasi dua menit saat sesi bercinta baru dimulai. Ejakulasi prematur ini disebabkan karena berbagai hal, misalnya stres, faktor usia, atau kebiasaan masturbasi yang serba cepat dan terburu-buru.

Meski begitu, kondisi ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut. Bila tak segera dicari pemecahannya bisa berdampak pada menurunnya gairah bercinta dan hilangnya keharmonisan rumah tangga. Untuk mencegahnya, kami berikan tipsnya agar Anda dan pasangan siap menikmati malam panjang penuh gairah.

Jauhi stres
Dalam proses ereksi salah satu hal yang paling berperan adalah refleks saraf yang bekerja optimal. Stres dan kecemasan akan membuat bagian otak yang berfungsi mengontrol rangsangan tidak bekerja. Akibatnya, rangsangan sedikit saja sudah bisa membuat Anda “layu” sebelum berkembang. Konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan obat anti depresi.

Buat variasi
Hal yang sama jika dilakukan berulang-ulang akan menciptakan pola di otak. Untuk menghindarinya, buatlah variasi dalam bercinta. Misalnya, mencoba berbagai gaya foreplay yang tak terduga, atau bila selama ini Anda melakukan masturbasi dengan tangan yang sama, ganti dengan yang satunya.

Latihan kegel
Senam kegel ternyata bukan cuma untuk wanita. Organ intim pria pun bisa memetik hasil yang optimal dari senam ini. Caranya mudah. Saat berkemih, tahan beberapa detik hingga hitungan ketiga, lalu lepaskan. Makin sering dilatih, makin mudah Anda mengontrol otot dibagian genital untuk memperpanjang waktu ejakulasi.

Teknik stop and go
Orgasme yang terlalu cepat bisa dicegah dengan memblokir sensasi di titik yang paling sensitif yaitu dengan menekan area di bagian bawah kepala. Jadi, saat Anda merasa hampir mencapai puncak, tekan area tersebut, lalu lanjutkan permainan. Lakukan seperti ini hingga Anda dan pasangan bisa mencapai garis finish bersama.

Kurangi sensitivitas
Orgasme akan diraih saat titik-titik sensitif kita sudah terbuka dan distimulasi. Untuk memperlambat orgasme, kurangi sensitivitas di daerah penis dengan memakai kondom dobel atau mengoleskan krim. Namun bila Anda masih dilanda stres dan cemas, cara ini tak akan berhasil.

Perhatikan gizi
Konsumsi vitamin dan mineral yang berkaitan dengan kemampuan ereksi, yaitu seng, kalsium, yodium, zat besi, magnesium, mangan, dan vitamin B1, B6, dan B12. Seng penting dalam pembentukan hormon testoteron, sementara mineral dan vitamin B berkaitan dengan fungsi hantaran saraf optimal.

Well ..jadi siapa takut Malam Pertama !!

%d blogger menyukai ini: